Tanpa QRIS, Tetap Bisa Bayar, Solusi Pembayaran Photobooth untuk Wisatawan Asing

Bayangkan situasi ini: seorang wisatawan asal Australia sedang berlibur di Bali, mampir ke mall di kawasan Kuta atau Seminyak, dan tertarik mencoba photobooth yang terpajang di lobi. Ia sudah siap membayar, tapi begitu diarahkan untuk scan QRIS, ia baru sadar tidak punya aplikasi e-wallet atau mobile banking Indonesia yang terhubung ke sistem itu. Kartu kredit di dompetnya tidak bisa dipakai karena mesinnya hanya menerima QRIS. Akhirnya ia mengurungkan niat dan berjalan pergi.

Skenario seperti ini bukan hal asing di destinasi destinasi padat wisatawan mancanegara: Bali (Kuta, Seminyak, Ubud, Canggu), Lombok (Gili Trawangan, Senggigi, Mandalika), Yogyakarta (Malioboro, kawasan Borobudur), hingga Labuan Bajo. Di lokasi lokasi ini, persentase pengunjung asing bisa jauh lebih tinggi dibanding mall biasa di kota kota lain, dan mayoritas dari mereka tidak memiliki akses ke QRIS karena sistem ini memang dirancang untuk ekosistem pembayaran domestik.

Bagi pengelola venue, ini berarti ada potensi transaksi yang hilang begitu saja, bukan karena pengunjung tidak tertarik, tapi karena tidak ada jalur pembayaran yang bisa mereka gunakan.

Solusinya: Pembayaran Kartu (Visa / Mastercard /JCB / AMEX) via QR Code

GoPoto menghadirkan metode pembayaran alternatif yang memungkinkan pengunjung membayar sesi foto menggunakan kartu kredit/debit internasional, mulai dari Visa, Mastercard, JCB, hingga American Card.

Cara kerjanya sederhana:

  1. Pengunjung memindai QR code di booth. Pengunjung yang tidak memiliki aplikasi QRIS cukup mengarahkan kamera smartphone mereka ke QR code yang tertera pada stiker di unit photobooth. Tidak perlu instalasi aplikasi tambahan, karena QR code ini bisa dibaca langsung oleh kamera bawaan ponsel.
  2. QR code membuka halaman pembayaran. Setelah dipindai, QR code akan membuka halaman pembayaran di browser ponsel pengunjung, lengkap dengan opsi untuk membayar menggunakan kartu kredit atau debit internasional, mulai dari Visa, Mastercard, JCB, hingga American Express.
  3. Pengunjung memasukkan detail kartu di ponsel mereka sendiri. Pengunjung mengetikkan nomor kartu, masa berlaku, dan kode keamanan langsung di halaman tersebut. Seluruh proses ini ditangani oleh payment gateway, bukan oleh sistem GoPoto, sehingga detail kartu tidak pernah tersimpan atau melewati server GoPoto. Setiap sesi pembayaran juga bersifat satu kali pakai, sehingga aman dari penyalahgunaan.
  4. Sistem menampilkan barcode dan kode voucher setelah pembayaran berhasil. Begitu payment gateway mengonfirmasi transaksi sukses, halaman di ponsel pengunjung akan menampilkan kode barcode sekaligus kode voucher sebagai bukti pembayaran yang sah untuk satu sesi foto.
  5. Barcode dipindai, sesi foto pun terbuka. Pengunjung tinggal mengarahkan barcode di layar ponsel mereka ke alat pembaca yang terpasang di dekat layar booth, atau memasukkan kode voucher secara manual jika diperlukan. Begitu terverifikasi, sistem otomatis membuka sesi foto dan pengunjung siap berfoto seperti biasa.

Dengan alur ini, seluruh proses pembayaran (dari scan hingga verifikasi) berlangsung di ponsel pengunjung sendiri, tanpa perlu menyentuh perangkat bersama di booth, dan tanpa perlu memasukkan data kartu ke sistem manapun milik GoPoto. Dengan begitu, wisatawan asing seperti dalam skenario di atas tidak perlu berbalik pergi. Mereka cukup scan, bayar dengan kartu yang sudah mereka bawa dari negara asal, dan langsung menikmati sesi foto.

Bukan Pengganti, Tapi Pelengkap

Yang perlu digarisbawahi, metode pembayaran kartu via QR code ini bukan menggantikan sistem pembayaran yang sudah ada. QRIS dan voucher tetap berjalan seperti biasa. Ketiganya, QRIS, voucher, dan kartu via QR code, bisa diaktifkan secara bersamaan pada satu unit photobooth. Pengunjung domestik cukup scan QRIS seperti biasa, pemegang voucher tinggal masukkan kode mereka, dan wisatawan asing punya jalur pembayaran kartu sendiri. Semuanya berjalan berdampingan tanpa saling mengganggu.

Kenapa Ini Penting untuk Venue Anda

  • Tidak ada transaksi yang terlewat. Pengunjung domestik tetap bisa pakai QRIS atau voucher seperti biasa, sementara wisatawan asing punya jalur pembayaran sendiri tanpa mengganggu alur yang sudah ada.
  • Minim investasi hardware tambahan. Solusi ini berjalan di atas sistem yang sudah ada di booth, cukup dengan penambahan stiker QR code dan alat pembaca barcode.
  • Proses higienis dan mandiri. Pengunjung membayar langsung dari ponsel mereka sendiri, tanpa perlu menyentuh perangkat bersama.
  • Booth tetap unattended, bahkan untuk wisatawan asing. Karena seluruh proses pembayaran ditangani lewat ponsel pengunjung sendiri, venue tidak perlu menempatkan kasir terpisah untuk melayani pembayaran manual dan menerbitkan voucher secara khusus bagi pengunjung asing. Booth bisa tetap beroperasi mandiri tanpa penambahan tenaga kerja.
  • Paling terasa manfaatnya di destinasi wisata. Venue di kawasan seperti Bali dengan traffic wisatawan asing tinggi adalah yang paling diuntungkan dari fitur ini.

Tentang GoPoto

GoPoto adalah penyedia photoboothyang sudah beroperasi di berbagai mall dan tempat wisata di Jawa, Kalimantan, Sumatra, dan Bali. Kami terus mengembangkan fitur untuk memastikan setiap pengunjung, domestik maupun mancanegara, memiliki cara mudah untuk membayar dan menikmati sesi foto.

Tertarik menghadirkan photobooth dengan opsi pembayaran lengkap di venue Anda? Hubungi tim GoPoto untuk konsultasi.

Categories: , ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *